RIAU, KEPULAUAN MERANTI - Pemerintah Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, menggelar kegiatan Pelatihan Keunggulan atau Potensi Desa dengan mengangkat produk olahan amplang udang. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Tanjung Bunga, Rabu (14/10/2026).
Pelatihan ini bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi lokal desa, sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai ekonomi yang berpotensi menjadi produk unggulan Desa Tanjung Bunga.
Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kepulauan Meranti, Eko Priyono; Camat Pulau Merbau, Hermansyah, S.H.; Kepala Desa Tanjung Bunga, Hasan, beserta perangkat desa. Sebanyak 15 peserta dari masyarakat Desa Tanjung Bunga turut mengikuti pelatihan tersebut.
Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah Siska Karolina, S.P., seorang pengusaha amplang udang asal Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, yang telah berpengalaman selama 10 tahun dalam menjalankan usaha tersebut dan kini memiliki 20 orang karyawan.
Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan dua sesi kegiatan. Sesi pertama diawali dengan sambutan dari para pejabat yang hadir, dilanjutkan pembukaan kegiatan dan pemaparan materi oleh narasumber melalui presentasi PowerPoint (PPT). Sementara itu, sesi kedua diisi dengan praktik langsung pembuatan amplang udang oleh para peserta.
Dalam sambutannya, Camat Pulau Merbau, Hermansyah, S.H., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia berharap para peserta, khususnya kaum ibu, dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memiliki niat kuat untuk mengembangkan keterampilan yang diperoleh.
Menurutnya, keseriusan peserta menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan produk berkualitas yang nantinya dapat dikembangkan sebagai usaha masyarakat.
“Dengan kesungguhan dan kemauan untuk terus belajar, saya berharap amplang udang ini ke depannya bisa menjadi produk unggulan Desa Tanjung Bunga,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kepulauan Meranti, Eko Priyono, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pengembangan amplang udang agar dapat tumbuh menjadi produk UMKM yang terdaftar dan berkembang di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ia juga menyampaikan bahwa apabila usaha tersebut terus berkembang dan menunjukkan kemajuan, pemerintah daerah siap membantu memfasilitasi pemenuhan berbagai persyaratan legalitas usaha dan produk, termasuk sertifikasi halal, izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sesuai ketentuan yang berlaku, serta persyaratan lainnya.
Selain itu, Eko Priyono turut mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Tanjung Bunga yang telah menyelenggarakan pelatihan berbasis potensi lokal sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Desa Tanjung Bunga yang telah menginisiasi program pelatihan keunggulan desa ini. Kami siap mendukung agar amplang udang dapat berkembang menjadi produk UMKM yang memiliki daya saing,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Tanjung Bunga, Hasan, berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan keseriusan. Ia berharap keterampilan yang diperoleh tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan di rumah masing-masing.
Hasan juga mendorong para peserta untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas produksi sehingga amplang udang yang dihasilkan memiliki mutu yang baik, layak dipasarkan, serta mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga.
“Kami berharap setelah pelatihan ini selesai, ibu-ibu peserta dapat melanjutkan praktik pembuatan amplang udang di rumah masing-masing. Teruslah belajar agar hasil produksinya semakin maksimal, bisa dipasarkan kepada masyarakat, dan pada akhirnya mampu meningkatkan perekonomian keluarga,” tuturnya.
Di sisi lain, narasumber Siska Karolina, S.P., menyampaikan komitmennya untuk membina kelompok usaha amplang udang Desa Tanjung Bunga. Ia mengatakan akan terus memantau perkembangan kelompok tersebut agar para peserta mampu menguasai teknik pembuatan amplang udang dengan baik hingga menghasilkan produk yang berkualitas dan siap dipasarkan.
Berbekal pengalaman selama satu dekade dalam menjalankan usaha amplang udang di Tembilahan, Siska diharapkan dapat memberikan pendampingan dan berbagi pengetahuan kepada masyarakat, mulai dari proses produksi hingga pengembangan usaha.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Desa Tanjung Bunga berharap terbentuknya kelompok usaha produktif yang mampu memanfaatkan potensi lokal secara optimal, membuka peluang usaha baru, serta menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan hasil praktik pembuatan amplang udang kepada peserta dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh pihak yang hadir.
Dengan adanya pelatihan tersebut, amplang udang diharapkan tidak hanya menjadi produk hasil pelatihan, tetapi juga berkembang menjadi produk unggulan desa yang memiliki daya saing dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
Dorong Ekonomi Masyarakat, Desa Tanjung Bunga Gelar Pelatihan Pembuatan Amplang Udang
15 Oct 2026 • 06:41 WIB
|
reporter
Login untuk menyampaikan komentar
Lanjutkan dengan Google